Pages

Friday, 24 October 2014

New Chapter of my Life - Kuliah!

Hai teman-teman!

Udah 2 bulanan aku gak nulis blog lagi (padahal baru juga mulai nulis), soalnya aku baru saja memulai kehidupan baruku di dunia perkuliahan.

Sekarang ini aku kuliah di Universitas Multimedia Nusantara dengan jurusan ilmu komunikasi. Kenapa harus ilmu komunikasi? Yang pertama, karena aku malas berhubungan dengan hitung-hitungan lagi. kedua, aku tertarik dengan dunia jurnalistik dan broadcasting. Ketiga, aku doyan ngomong. Dan alasanku memilih berkuliah di Universitas Multimedia Nusantara karena UMN sudah dikenal dengan jurusan komunikasinya yang bagus, ditambah lagi UMN adalah Universitas anaknya kompas. Jadi, masi mungkin kan kalo kedepannya bisa bekerja sama dengan Kompas dan Gramedia?

ini dia tampang kampusku. Fotonya aku ambil dari google :p

Oh ya, berhubung aku berasal dari Jakarta dan kampusku berada di Serpong, akhirnya aku memutuskan untuk tinggal di kos. Jadi sekarang ini aku tinggal di Serpong dari hari Senin-Kamis, dan hari Jumat-Minggu balik lagi ke Jakarta.

Kalau ditanya capek, ya pasti capek sih. Tapi dibalik keputusan yang kita ambil pasti selalu ada pelajaran yang terkandung di dalamnya kan? Buktinya saja aku jadi lebih mandiri karena apa-apa harus bisa sendiri, selain itu aku juga lebih menghargai waktu. Gak pengen ngaret-ngaret atau buang-buang waktu untuk hal-hal yang gak berguna lagi.

 Nah Fyi, di Serpong aku gak punya  kendaraan sama sekali. Jadi mau gak mau aku harus jalan kaki ke mana-mana. Kalau pergi ke tempat yang agak jauh, aku pakai fasilitas bernama Shuttle Bus yang disediakan Summarecon Serpong. Jadi kalau aku mau pergi ke Summarecon Mall Serpong, aku tinggal naik Shuttle Bus dari Summarecon Digital Center (yang letaknya berada di seberang kosku), dan sebaliknya. Fasilitas dengan rute SMS-SDC ini gratis lho, dan busnya pasti selalu ada setiap 15 menit sekali, tapi kalau sudah agak malam biasanya busnya ada setiap 30 menit sekali. Nah, Shuttle Bus ini sebenarnya juga ada yang bertujuan ke kota lain termasuk Jakarta, tapi kalau ke kota lain harus bayar. Untuk ke Jakarta (gak tau kalau kota lain) kita harus bayar Rp 17.000,- (mobil elf) atau Rp 19.000,- (bus). Untuk jadwalnya kamu bisa ambil di bagian information di Summarecon Mall Serpong. Selain Shuttle Bus, di dekat kosku juga ada ojek dan mikrolet. Jadi kalau kemana-mana gak susah sebenarnya.

Mari kita balik lagi soal kuliah. Yup, kuliah jauh dari rumah sebenarnya bukan hal yang terlalu mengasyikan. Aku jadi lebih sering sendirian kalau kemana-mana. Mungkin ini dikarenakan teman-teman kelasku kebanyakan gak tinggal dekat kosku, bahkan ada juga yang bolak balik Jakarta-Tangerang setiap hari. Kosku juga bukan benar-benar kos, jadi aku tinggal di dalam rumah yang masih ada keluarganya dan yang kos dalam rumah itu cuma aku dan satu temanku lagi. Ibaratnya kami kayak numpang di rumah orang, cuma bayar. Aku dan teman kosku itu (namanya Audri) juga sebenarnya jarang main bareng. Mungkin karena kami berbeda kelas, jadi punya kesibukan yang berbeda sendiri-sendiri. Intinya, aku merasa cukup kesepian di lingkungan baruku ini.

Selain itu, perbedaan Jakarta dan Tangerang ternyata menghasilkan cara bergaul yang berbeda. Cara bergaul yang kumaksud adalah selera humor, bahan pembicaraan, dan gaya hidup. Kalau di Jakarta aku menemukan teman-teman yang bisa membuatku tertawa sampai lupa diri, disini aku harus bisa menyesuaikan diri dengan bercandaan  dan obrolan mereka. kalau di Jakarta lebih banyak anak-anak yang suka pergi makan cantik (pergi makan ke restoran kece dengan memakai baju bagus serta makeup), di Tangerang ini lebih banyak anak-anak yang sederhana (atau karena pengaruh anak kos?).

Ya pokoknya, selama 2 minggu pertama aku cukup galau karena merasa kesepian, sendirian, dan gak cocok. Aku gak cerita ke keluargaku soal ketidaknyamananku, (karena pada awalnya mereka gak setuju soal keputusanku berkuliah di tempat yang jauh) aku cuma berdoa dan bercerita ke beberapa teman SMAku.

Tapi di minggu-minggu terakhir ini akhirnya aku sudah bisa menyesuaikan diri. Aku bertemu dengan teman-teman yang (pada akhirnya) nyambung dengan obrolanku. Atau aku yang pada akhirnya nyambung dengan obrolan mereka? Ya intinya, aku udah mulai nyaman dengan keadaan sekitarku.


Sepertinya sekian dulu curcolku soal kuliah. Maaf kalau kurang bermanfaat karena isinya cuma curcolan hahaha.
Nanti kapan-kapan akan kulanjutkan cerita tentang kuliahku lagi dan isinya lebih bermanfaat hehe.


calamanis,


Penina Yuliana Kirana

2 comments:

  1. hi penina :) selamat adaptasi di lingkungan kuliah yaa.....
    aku juga galau kok pertama2 masuk kuliah... semuanya serba mandiri T^T
    tpi so far lama2 kebiasaan kok ^^
    btw, ak juga kuliah di serpong, di prasetiya mulya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thankyou Lina :')
      Wah temenku jg banyak yang masuk Prasmul loh. Lina semester berapa? Asli dari Serpongkah?

      Delete